PELATIHAN MANAJMEN EKONOMI RUMAH TANGA


Kegiatan pelatihan manajmen ekonomi rumah tangga atau singkatnya MERT yang di selenggarakan oleh PINBID Perian yang di dukung oleh Pemerintah Desa Perian dan di fasilitasi oleh suatu Lembaga Swadaya Masyarakat yaitu, ADBMI and friends (Advokasi Buruh Migran Indonesia) dengan orientasi program ”Peningkatan Ketahanan Ekonomi Masyarakat Miskin Yang Menjadi Buruh Migran Di 12 Desa Lingkar Hutan Taman Nasional Rinjani Di Kabupaten Lombok Timur,Melalui Pengembangan Bisnis Berbasis Pengelolaan Sumber Daya Alam Yang Berkelanjutan & Sensitive Gender” berjalan dengan lancar.
Kegiatan pelatatihan MER ini berlangsung di MI SERIJATA Desa Perian,dengan peserta yang hadir pada kegiatan kali ini adalah 25 orang penerima manfaat dari 100 KK, di 3 dusun yang berdekatan dengan hutan TNGR.yaitu,
Ø Dusun Gunung Paok
Ø Dusun Serijata,dan
Ø Dusun Teraer -Aer
Pelatihan MERT yang di laksanakan pada tanggal, 11-13 Juli 2017 berjalan lancar,terbukti dengan terpenuhinya jadwal kegitan yang sudah tertera dalam TOR selama 3 hari tersebut. Di awali dengan, registrasi peserta oleh Panitia,pembukaan dari perwakilan ADBMI yang dalam hal ini adalah Pendamping Program yaitu  MALIK FAOZAN.Kemudian perkenalan dan penjelasan singkat mengenai tujuan dan capaian yang di harapkan dari pelatihan, yang dalam hal ini kewenagan fasilitator yaitu, SABRUN JAMIL.


Setelah menyepakati kontrak belajar, menentukan ketua kelas dan reviewer materi,fasilitator mengarahkan konsentrasi peserta pada materi inti, secara umum yaitu;
Ø Bagaimana pentingnya MERT, yang mencakup bagaimana pengelolaannya
Ø Bagaimana menetapkan tujuan dan keputusan keluarga.
Ø Membuat anggaran rumah tangga
Dari sekian materi yang di tampilkan/disampaikan oleh fasilitator,antusias peserta cukup aktif,terlihat dari sesi tanya jawab dan diskusi kelompok yang sangat aktif.
Penyampaian materi yang tidak terlalu rumit dan artikulasi bahasa yang bisa di pahami dan di tunjang oleh tampilan slide/video inspiratif membuat peserta cukup nyaman,di tambah dengan permainan - permainan yang di terapkan oleh fasilitator dan Co fasilitator untuk menghilangkan kejenuhan peserta.

Latar belakang di selenggarakannya kegiatan MERT ini secara umum adalah bagaimana kemudian nanti peserta dapat mengaplikasikan materi tersebut di kehidupan nyata,sehingga terwujudnya keluarga sejahtera dengan merubah perilaku ,sikap,dan mampu menela’ah SDA/SDM yang menjadi potensi penunjang ekonomi secara optimal dengan capaian,
Ø Kebutuhan keluarga terpenuhi
Ø Perekonomian keluarga meningkat
Ø Mampu memanfatkan sumber dan potensi ekonomi yang di miliki keluarga
Ø Pertumbuhan ekonomi keluarga menjadi lebih baik

Capaian dari MERT ini juga secara tidak langsung dan tidak menutup kemungkinan akan berdampak pada berkurangnya angka TKI daur ulang,yang menjadi issue penomenal,yang di latar belakangi oleh pengelolaan remittance yang belum baik,khususnya kalangan istri dari TKI,yang menjadi bendahara di dalam keluarga dan juga sebagai penerima remittance.
Mereka cenderung menganut gaya hidup konsumtif yang di mana keinginan mengkonsumsi barang - barang yang sebenarnya kurang di butuhkan secara berlebihan untuk mendapatkan kepuasan maksimal,yang kemudian memunculkan banyank konflik di dalam rumah tangga BMI itu sendiri,tidak jarang yang kemudian memunculkan pertikaian yang kemudian menjadi keluarga yang tidak harmonis dan menjadi dasar perceraian.

           
 Sehingga dapat di simpulkan bahwa,perencanaan atau manajmen di dalam semua hal sangatlah penting,karna kesuksesn dari segala hal tergantung dari,
Ø Bagaimana menyusun rencana
Ø Bagaimana menjalankan rencana
Ø Bagaimana memonitoring rencana

Tiga hal tersebut saling berkaitan dan merupakan inti kesuksesan dari sebuah rencana,jika di aplikasikan dengan baik dan benar,Sehingga kita bisa memetik hasil yang maksimal dengan rencana yang optimal.


Comments